Geo-Politik
Berdirinya Blok Indo-Pasifik Tengah: ASEAN dalam Bayang-bayang Fragmentasi Aliansi
Pengumuman pembentukan aliansi 'Indo-Pacific Middle Bloc' oleh Australia, Jepang, dan Korea Selatan pada akhir 2025 telah menggeser narasi geopolitik di Asia. Blok ini tidak secara eksplisit mencakup ASEAN, tetapi bertujuan untuk menjadi 'blok stabilisasi' di antara kompetisi AS-China. Konteks global menunjukkan kecenderungan pembentukan aliansi-aliansi mini untuk menghadapi kompleksitas geopolitik yang tidak bisa diakomodasi oleh struktur besar seperti ASEAN atau Quad. Dinamika aktor menunjukkan posisi ambivalen ASEAN: di satu sisi ingin menjaga sentralitas, di sisi lain khawatir dengan daya tarik praktis dari blok baru yang lebih konkret dalam bidang ekonomi dan teknologi. Kepentingan strategis Indonesia dan ASEAN sebagai *primus inter pares* dalam kawasan terancam oleh fragmentasi ini karena dapat mengurangi daya tawar kolektif. Implikasi jangka panjang adalah kemungkinan ASEAN harus merestrukturisasi cara kerja dan mekanisme kohesinya untuk tetap relevan, atau justru menjadi lebih terpecah dengan beberapa anggota lebih condong ke blok baru.
Entitas yang disebut
Organisasi: ASEAN, Quad, Indo-Pacific Middle Bloc
Lokasi: Australia, Jepang, Korea Selatan, AS, China, Indonesia, Asia