Teknologi
Dinamika Kuasa Digital Global: Perlombaan AI dan Implikasi bagi Ketahanan Nasional Indonesia
Perlombaan pengembangan Artificial Intelligence (AI) antara Amerika Serikat, China, dan blok negara lainnya telah memasuki fase geopolitik. Dominasi dalam teknologi AI tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga keamanan, dengan aplikasi dalam sistem pertahanan, intelijen, dan cyber warfare. Indonesia, sebagai negara dengan populasi besar dan ekonomi digital berkembang, berada dalam posisi perlu mengembangkan kapabilitas AI secara mandiri untuk mengurangi ketergantungan dan risiko keamanan digital. Konteks global menunjukkan pembentukan aliansi teknologi baru dan regulasi yang bersifat eksklusif. Analisis implikasi bagi Indonesia mencakup kebutuhan investasi dalam riset dasar AI, pembangunan ekosistem talenta digital, dan strategi diplomasi teknologi untuk mendapatkan akses tanpa harus masuk dalam polarisasi kuasa digital global. Jangka pendek, Indonesia perlu memperkuat cyber defense; jangka panjang, menjadi pemain dalam ekosistem AI Asia Tenggara.
Entitas yang disebut
Lokasi: Amerika Serikat, China, Indonesia, Asia Tenggara