Geo-Ekonomi

Kebangkitan Global South dan Tuntutan Reformasi Tata Kelola Ekonomi Dunia

19 April 2026 Global 1 views
Kebangkitan Global South dan Tuntutan Reformasi Tata Kelola Ekonomi Dunia
Dalam berbagai pertemuan multilateral seperti KTT G20 dan pertemuan lembaga-lembaga Bretton Woods, negara-negara Global South semakin vokal menuntut reformasi mendasar dalam tata kelola ekonomi global. Tuntutan ini mencakup redistribusi hak suara di IMF dan Bank Dunia yang lebih adil, penyelesaian masalah utang yang meluas melalui mekanisme yang lebih berimbang, serta penciptaan sistem pembayaran alternatif yang mengurangi ketergantungan pada dolar AS. Dorongan ini diperkuat oleh inisiatif seperti perluasan BRICS dan penguatan kerjasama Selatan-Selatan. Fenomena ini merefleksikan ketidakpuasan mendalam terhadap arsitektur ekonomi internasional pasca-Perang Dunia II yang dinilai tidak lagi representatif dan seringkali merugikan negara berkembang. Bagi Indonesia, yang memiliki kepentingan besar dalam sistem multilateral yang adil, kebangkitan suara Global South menawarkan peluang strategis. Indonesia dapat memposisikan diri sebagai bridge-builder dan advocate bagi kepentingan negara berkembang, sekaligus memanfaatkan momentum untuk mendorong agenda reformasi yang sejalan dengan kepentingan nasionalnya, seperti akses pembiayaan hijau dan penguatan rantai pasok regional. Namun, tantangannya adalah menjaga kohesi di antara kelompok Global South yang sangat heterogen dan menghindari retorika kosong tanpa pencapaian nyata di meja perundingan.

Entitas yang disebut

Organisasi: G20, IMF, Bank Dunia, BRICS

Lokasi: Indonesia