Perspektif Global & Regional

Geostrategi Rusia di Lingkar Pasifik: Reorientasi Armada Pasifik dan Implikasi bagi Keseimbangan Kekuatan Asia Timur

12 Juli 2026 Rusia, Pasifik Barat, Asia Timur 8 views
Geostrategi Rusia di Lingkar Pasifik: Reorientasi Armada Pasifik dan Implikasi bagi Keseimbangan Kekuatan Asia Timur
Angkatan Laut Rusia telah meningkatkan aktivitas Armada Pasifik-nya secara signifikan sepanjang tahun 2026, termasuk latihan bersama dengan Tiongkok di Laut Jepang dan patroli kapal selam rudal balistik di perairan dalam Pasifik Barat. Perkembangan ini menandai reorientasi strategis Moskow pasca konflik Ukraina untuk menegaskan kembali pengaruhnya di Lingkar Pasifik dan memperkuat kemitraan taktis dengan Beijing. Analis dari CSIS mencatat modernisasi kapal selam kelas Borei dan Yasen yang berbasis di Vladivostok meningkatkan kemampuan penangkalan strategis Rusia di kawasan. Dinamika ini menciptakan kompleksitas baru bagi struktur keamanan Asia Timur yang selama ini didominasi oleh rivalitas AS-Tiongkok. Bagi Indonesia, kehadiran militer Rusia yang lebih aktif di Pasifik Barat berpotensi memengaruhi kalkulasi keamanan kawasan, khususnya di sekitar ALKI dan Laut China Selatan. Peningkatan multipolaritas kekuatan militer dapat memberikan ruang diplomasi yang lebih luas bagi Jakarta, namun juga meningkatkan risiko keterlibatan dalam persaingan kekuatan besar. Implikasi jangka panjangnya adalah terciptanya lingkungan strategis yang lebih kompetitif dan tidak terduga di perairan yang secara logistik vital bagi perdagangan Indonesia.

Entitas yang disebut

Organisasi: CSIS, Angkatan Laut Rusia

Lokasi: Rusia, Tiongkok, Laut Jepang, Pasifik Barat, Ukraina, Beijing, Vladivostok, Asia Timur, AS, Indonesia, Pasifik Barat, ALKI, Laut China Selatan, Jakarta