Lingkungan

Krisis Iklim sebagai Pengganda Ancaman (Threat Multiplier) di Kawasan Pasifik dan Implikasinya bagi Ketahanan Maritim Indonesia

05 Juli 2026 Kawasan Pasifik, Indonesia 10 views
Krisis Iklim sebagai Pengganda Ancaman (Threat Multiplier) di Kawasan Pasifik dan Implikasinya bagi Ketahanan Maritim Indonesia
Analisis East Asia Forum menyoroti bagaimana krisis iklim berfungsi sebagai 'pengganda ancaman' yang memperburuk kerentanan eksistensial negara-negara Kepulauan Pasifik, melalui kenaikan permukaan laut, badai ekstrem, dan intrusi air asin yang mengancam ketahanan pangan dan air. Situasi ini menciptakan dinamika keamanan baru yang kompleks, termasuk potensi migrasi iklim skala besar, persaingan untuk sumber daya yang menyusut, dan meningkatnya tarik-ulur pengaruh geopolitik di kawasan oleh kekuatan besar seperti China, AS, dan Australia yang menawarkan bantuan pembangunan dan keamanan. Bagi Indonesia, sebagai negara kepulauan dan tetangga terdekat kawasan Pasifik, implikasi keamanan ini multidimensi: mulai dari tanggung jawab kemanusiaan, potensi tekanan migrasi, hingga kebutuhan untuk memastikan stabilitas keamanan di perbatasan timur lautnya. Konteks ini menuntut pendekatan keamanan komprehensif yang menggabungkan diplomasi iklim, bantuan pembangunan berbasis resiliensi, dan penguatan kapasitas keamanan maritim untuk mengawasi wilayah perairan yang semakin rentan. Dalam jangka panjang, kepemimpinan Indonesia di forum-forum seperti ASEAN dan PIDF (Pacific Islands Development Forum) akan diuji dalam mendorong aksi kolektif mengatasi akar penyebab dan dampak keamanan dari perubahan iklim.

Entitas yang disebut

Organisasi: East Asia Forum, ASEAN, PIDF (Pacific Islands Development Forum)

Lokasi: Kawasan Pasifik, Indonesia, China, AS, Australia